Kamis, 12 Februari 2026

Kangkung daging iris

 Halo perkenalkan saya Feris Devara jati.hari ini saya akan mempresentasikan cara memasak kangkung daging iris.

Koneksi Personal: Kangkung yang saya gunakan adalah hasil panen dari proyek menanam yang sudah saya lakukan selama beberapa bulan. Setelah merawatnya dari awal, akhirnya saya bisa memanen dan mengolahnya menjadi hidangan yang lezat.

ALat bahan 

Wajan                                            

Pisau                                        

Kompor pottable

Gas

Spatula   

Bahan

Bawang merah bawang putih tomat, cabe merah, saus tiram,merica


Minggu, 08 Februari 2026

Merawat kangkung merawat bumi

Refleksi iman khatolik

Kangkung adalah tanaman sayuran yang sangat bermanfaat bagi tubuh dan kangkung juga menjadi sebagian besar dari iman.dengan kangkung saya belajar banyak hal seperti kangkung yabg tumbuh sama sepertiniman kita yang terus menerus bertumbuhSelain karena pertumbuhannya yang cepat, tanaman ini juga dipilih karena mudah diperoleh, sering dikonsumsi oleh keluarga, dan melambangkan ketahanan. Saya memiliki harapan sederhana, yaitu dapat menikmati sayuran yang saya tanam dan rawat sendiri. Proyek ini juga saya kerjakan sebagai bagian dari proses belajar untuk lebih menghargai ciptaan Tuhan, bahkan dari hal-hal yang paling kecil sekalipun.

Perasaan saya sangat sangat senang karena saya di tugas kan oleh pa sigit untuk menanam kangkung tetapi saya tidak membawa pot.Tetapi itu bukan halangan untuk tidak menanam saya berinisiatif untuk menggunakan alat seadanya.dan campuran tanahnya tanah lembang,pupuk kompos,sekam bakar.

     

Dan ini saat saya awal sekali menanam benih kangkung tersebut.
Benih teresebut tampak kecil tetapi saya percaya benih tersebut akan menjadi tumbuh,kangkung ini menggambarkan seperti iman yang terus bertumbuh jika kita merawatnya.
Ritual harian: menyiram, mengamati, dan menunggu... Cemas atau sabar? Hmm, mungkin sedikit dari keduanya .Tunas pertama muncul setelah 3 hari Reaksi saya Senang banget.
Refleksi Mini:Kesabaran mulai diuji, saya belajar bahwa pertumbuhan butuh waktu, tidak bisa buru-buru .
 Merawat kangkung, merawat harapan  Memberi pupuk, memastikan sinar matahari, dan melihat daun membesar.

Refleksi Mini: "Merawat adalah komitmen, bukan hanya coba-coba, tapi terus-terusan.

  Tantangan tidak ada: tanaman kangkung tumbuh dengan baik. Terjadi proses perawatan yang lancar, tanaman tumbuh subur dan sehat. Perasaan pertama? Puas dan bahagia, rasanya semua usaha terbayar.

Refleksi Sikap & Cara Mengatasi:
- Reaksi Awal:Saya sangat senang, tanaman kangkung saya tumbuh dengan baik.
- Pertimbangan:Saya harus terus merawat dan memastikan tanaman tetap sehat.
- Tindakan:
- Memberikan pupuk dan air secara teratur
- Memastikan tanaman mendapatkan sinar matahari yang cukup
- Mengamati pertumbuhan tanaman setiap hari
- Pelajaran:Merawat tanaman adalah proses yang menyenangkan dan membutuhkan kesabaran.
  

•Kesabaran adalah dasar. Alam punya ritme sendiri, tidak bisa dipaksa oleh keinginan kita yang instan.
• Komitmen pada hal kecil. Menyiram setiap hari mengajarkan disiplin dan tanggung jawab.
• Ketahanan hidup. Kangkung yang sempat rusak tapi masih tumbuh mengajarkan saya untuk tidak mudah menyerah.
• Hubungan timbal balik. Saya butuh tanaman untuk belajar, tanaman butuh saya untuk hidup. Kita saling terhubung.


• Kesabaran adalah kunci. Alam memiliki irama sendiri, tidak bisa dipercepat oleh keinginan kita yang serba cepat.
 (Yakobus 1:4)
•Komitmen pada hal kecil. Menyiram setiap hari mengajarkan kita untuk disiplin dan bertanggung jawab.(Lukas 16:10)
•Ketahanan hidup. Kangkung yang sempat rusak tapi masih bisa tumbuh mengajarkan kita untuk tidak mudah menyerah. (Roma 8:28)
•Hubungan saling menguntungkan. Saya butuh tanaman untuk belajar, tanaman butuh saya untuk tumbuh. Kita terhubung satu sama lain. (Yohanes 15:5)

Ringkasan: Proyek menanam kangkung dari biji hingga besar mengajarkan saya lebih dari sekadar cara bercocok tanam. Ini adalah pelajaran tentang menghargai proses, mencintai ciptaan, dan menemukan Tuhan dalam hal-hal sederhana.

Pernyataan Pribadi: Saya sekarang melihat seikat kangkung di pasar dengan mata yang berbeda. Saya tahu kerja keras, waktu, dan anugerah yang terkandung di dalamnya.

Doa Syukur: Tuhan, sumber kehidupan, terima kasih untuk benih kecil yang Kauciptakan. Terima kasih untuk tanah, air, dan matahari yang Kau sediakan. Terima kasih untuk pelajaran kesabaran saat menunggu tunas. Terima kasih untuk kekuatan ketika tanaman kami rusak, Engkau mengajarkan kami untuk mengampuni dan memulai lagi. Bantu kami, ya Tuhan, untuk menjadi penjaga yang setia bagi ciptaan-Mu, dimulai dari hal terkecil di sekitar kami. Amin.


Rabu, 07 Januari 2026

Refleksi

 REFLEKSI TAHUN 25/26

capaian di tahun lalu mungkin belum tercapai karna saya belum fokus dan kurang serius.mungkin untuk sudah ada yang tercapai dan ada yang perlu di tingkat kan lagi,dan saya pun gagal mendapatkan juara di angela cup tournament futsal.hal postive yang saya dapat kan yaitu saya lebih semangat ke sekolah dan hal negative nya saya kurang fokus saat belajar dan saya suka main main dan kurang serius

Minggu, 30 November 2025

nursing home

                             Nursing home

This year, our school held a special program called Saint Mary's Way. This program aims to foster a spirit of caring, sharing, and serving others, especially the elderly. As part of this activity, my friends and I were assigned to visit a nursing home. We had discussed and prepared ourselves several days in advance. On the day of the event, September 11, 2025, we gathered and departed together at 10 a.m. Upon arrival at the home, the atmosphere was calm and warm. Several elderly women were already seated neatly, waiting for us, and their smiles touched my heart.



Upon arrival, we immediately divided up the tasks to ensure the event ran smoothly. Some led prayers, introduced ourselves, prepared games, and others accompanied the grandmas throughout the event. Although it was simple, we tried our best to make them feel appreciated. The event began with a group prayer, followed by introductions. The grandmas listened enthusiastically, occasionally offering small comments to create a more intimate atmosphere.


The next activity was singing together. The songs we sang brightened the atmosphere. Many of the grandmas joined in, clapping along to the rhythm. Afterward, we played several games, such as guessing songs and word games. The grandmas' laughter filled the room with joy, and it was a truly memorable experience for me.


Besides playing, we also chatted with the grandmothers. They shared stories from their youth, life experiences, and meaningful advice with me. I felt like I was talking to my own grandmothers because their concern was so genuine.



During my activities, I strived to emulate Mother Mary's example of humility and faithfulness. I learned to serve sincerely, without arrogance, and to be faithful in every task given. Simple acts like listening, accompanying, and showing little attention meant a lot to them and deepened my understanding of the value of genuine love.


The Saint Mary's Way activities were a valuable experience that opened my eyes to the meaning of service. I learned that happiness can come from small acts of love. Through these activities, I have been further encouraged to become a more sensitive, humble, grateful person, ready to serve others with an open heart, and to continue cultivating compassion in every action I take in my daily life.



Rabu, 19 November 2025

Saint mary's way

 SAINT MARY'S WAY

                       Saint Mary’s Way adalah salah satu program istimewa yang diadakan oleh sekolah kami pada tahun ini. Program ini bertujuan untuk mengajak para siswa belajar berbagi, melayani, dan menunjukkan kepedulian kepada sesama, terutama kepada mereka yang sudah lanjut usia. Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, saya dan teman-teman ditugaskan untuk melakukan kunjungan ke sebuah panti wredha.

 


                 

Sejak beberapa hari sebelumnya, kami sudah berdiskusi dan menyiapkan diri sebaik mungkin. Kami sepakat untuk berkumpul dan berangkat bersama pada pukul 10 pagi. Begitu tiba di lokasi, suasana panti terasa sangat tenang namun hangat. Beberapa oma-oma sudah duduk rapi menunggu kedatangan kami. Melihat mereka tersenyum menyambut kami membuat hati saya merasa sangat terharu.



Setibanya di sana, kami langsung membagi tugas agar acara berjalan dengan baik. Ada yang bertugas memimpin doa, ada yang memperkenalkan diri, ada yang menyiapkan permainan, dan ada pula yang bertugas mendampingi oma-oma selama kegiatan berlangsung. Walaupun sederhana, kami berusaha memberikan yang terbaik agar mereka merasa dihargai dan disayangi.

Acara dimulai dengan doa bersama. Kami memohon agar kegiatan hari itu berjalan lancar dan dapat memberikan kebahagiaan bagi semua orang. Setelah berdoa, kami memperkenalkan diri satu per satu. Para oma mendengarkan dengan sangat antusias. Sesekali mereka tersenyum atau memberi komentar kecil yang membuat suasana semakin akrab.

Selanjutnya kami melanjutkan dengan bernyanyi bersama. Lagu-lagu sederhana yang kami bawakan ternyata membuat suasana berubah menjadi lebih ceria. Beberapa oma bahkan ikut bernyanyi sambil mengikuti irama dengan tepuk tangan. Melihat mereka begitu bahagia membuat saya merasa senang dan bersyukur. Rasanya seperti ada energi positif yang mengalir di antara kami.

Setelah itu, kami bermain beberapa permainan ringan yang bertujuan menghibur sekaligus membuat para oma lebih aktif. Ada permainan oper oper bola, dan beberapa permainan lain yang membuat mereka tertawa. Momen ketika saya melihat wajah-wajah para oma dipenuhi tawa adalah momen yang tidak akan saya lupakan. Dari sana saya benar-benar merasakan bahwa kebahagiaan bisa muncul dari hal-hal sederhana.

Pengalaman berada di panti wredha membuat saya merasakan kasih sayang yang sangat mendalam. Para oma menyambut kami seperti cucu sendiri. Mereka memberi pelukan, nasihat, dan cerita-cerita masa lalu yang begitu berharga. Ada yang bercerita tentang masa mudanya yang penuh perjuangan, ada yang menceritakan kenangan keluarga, dan ada pula yang berbagi hikmah mengenai kehidupan dan ketaatan kepada Tuhan. Konseling kecil yang mereka berikan terasa begitu tulus, seolah muncul dari pengalaman panjang hidup mereka.

See:

Pada tanggal 11 September 2025, tepat saat pelaksanaan kegiatan tersebut, saya merasa sangat beruntung. Ini adalah pengalaman pertama saya mengunjungi panti wredha, dan ternyata pengalaman ini membuka mata saya tentang arti berbagi dan melayani. Saya belajar bahwa setiap orang, khususnya mereka yang sudah lanjut usia, membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan teman untuk berbicara. Saya juga belajar bahwa kebaikan sekecil apa pun bisa membawa kebahagiaan besar bagi orang lain.

Judges:

Dalam kegiatan ini, saya juga berusaha menerapkan nilai-nilai spiritualitas Bunda Maria. Bunda Maria adalah teladan dalam hal kerendahan hati. Ia tidak pernah membanggakan dirinya meskipun terpilih menjadi ibu dari Tuhan Yesus. Ia menerima kehendak Tuhan dengan penuh syukur, tanpa mengharapkan pujian atau imbalan. Nilai ini yang saya coba terapkan selama kegiatan: melayani dengan hati yang tulus, tidak sombong, dan tidak mengharapkan balasan apa pun.

Selain kerendahan hati, saya juga belajar tentang sikap setia. Bunda Maria menunjukkan kesetiaan sejati kepada Tuhan sejak awal hingga akhir hidupnya. Ia setia merawat, mendampingi, bahkan berada di sisi Yesus ketika disalibkan. Dari teladan itu, saya belajar untuk setia pada tugas yang diberikan, setia pada tanggung jawab, dan setia pada ajaran Tuhan. Dalam kunjungan ke panti wredha, saya mencoba untuk hadir sepenuh hati, mendampingi para oma, dan memberikan perhatian yang mereka butuhkan.

Act:

Pada bagian Act, saya menyadari bahwa melalui kunjungan ini saya dapat ikut mendoakan dan mendukung para oma, sama seperti Bunda Maria yang mendoakan keluarga Elisabet. Saya merasa terpanggil untuk membawa kasih Tuhan kepada orang lain lewat tindakan sederhana—seperti berbicara dengan lembut, mendengarkan cerita mereka, atau sekadar duduk menemani. Ke depan, saya ingin menjadi pribadi yang lebih bersyukur, lebih menikmati berkat Tuhan, dan lebih peka terhadap kebutuhan sesama.

Kegiatan Saint Mary’s Way ini bukan hanya menjadi tugas sekolah, tetapi menjadi pengalaman berharga yang membentuk hati dan karakter saya. Saya belajar bahwa melayani sesama adalah salah satu cara untuk menyatakan kasih Tuhan kepada dunia. Saya berharap pengalaman ini terus mengingatkan saya untuk selalu rendah hati, setia, dan penuh kasih dalam setiap.



Selasa, 11 November 2025

persiapan ulangan

 

                                                                                  persiapan ulangan

                       persiapan ulangan saya persiapan yang baik , rasa cemas dapat dikurangi dan hasil yang diperoleh pun bisa lebih maksimal. Persiapan bukan hanya tentang belajar keras menjelang hari ujian, tetapi juga tentang mengatur waktu, menjaga kesehatan, dan menyiapkan mental dengan baik. dan memahami materi yang telah di ajarkan .

konversi bilangan

 konversi bilangan                                                

 Dalam dunia matematika dan komputer, konversi bilangan adalah proses mengubah suatu bilangan dari satu sistem bilangan ke sistem bilangan lainnya. Sistem bilangan sendiri merupakan cara untuk merepresentasikan angka menggunakan simbol-simbol tertentu. Beberapa sistem bilangan yang paling umum digunakan antara lain sistem desimal, biner, oktal, dan heksadesimal. Konversi ini penting karena komputer hanya memahami bilangan biner, sedangkan manusia lebih sering menggunakan sistem desimal dalam kehidupan sehari-hari.

Sistem desimal adalah sistem bilangan yang paling umum digunakan oleh manusia. Sistem ini menggunakan basis 10 , dengan angka 0 hingga 9 sebagai simbol utamanya. Sementara itu, komputer bekerja menggunakan sistem bineryang berbasis 2, dengan hanya dua simbol yaitu 0 dan 1. Karena itulah, untuk dapat diproses oleh komputer, bilangan desimal perlu dikonversi menjadi bilangan biner. Proses konversi ini memungkinkan komunikasi yang efektif antara manusia dan mesin.




Selain sistem desimal dan biner, terdapat juga sistem oktal(basis 8) dan  sistem heksa desimal(basis 16). Sistem oktal menggunakan angka 0–7, sedangkan sistem heksadesimal menggunakan angka 0–9 dan huruf A–F untuk mewakili nilai 10–15. Sistem heksadesimal sering digunakan dalam pemrograman komputer karena dapat merepresentasikan bilangan biner dengan lebih ringkas dan mudah dibaca. Misalnya, bilangan biner 11111111 dapat ditulis sebagai FF dalam heksadesimal.



Proses konvesi antar sistem bilangan dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti pembagian berulang untuk konversi dari desimal ke biner, atau pengelompokan bit untuk konversi dari biner ke heksadesimal. Saat ini, konversi tersebut dapat dilakukan secara manual maupun dengan bantuan alat digital seperti kalkulator dan perangkat lunak pemrograman. Meski begitu, memahami konsep dasar konversi tetap penting agar seseorang dapat memahami cara kerja data di tingkat rendah dalam sistem komputer.




Dengan memahami konversi bilangan, seseorang dapat lebih mudah mempelajari bidang informatika, elektronika digital, dan pemrograman. Pengetahuan ini menjadi dasar dalam memahami bagaimana komputer menyimpan, memproses, dan menampilkan data. Oleh karena itu, konversi bilangan bukan hanya topik matematika sederhana, tetapi juga fondasi penting bagi perkembangan teknologi digital di era modern ini.





Pra ASAJ

PRA ASAS Pendahuluan pada tanggal 29 april hingga 6 mei saya mengikuti pra asas yang di lakukan oleh sekolah untuk kelulusan.kami mengerjaka...